MENINGKATKAN
KUALITAS BELAJAR SISWA MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA
PRESENTASI
Oleh
:
Nurjannah(15010104089)
Institut
Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari
Sulawesi
Tenggara,Indonesia
Nurjannahjane.blogspot.com
PENDAHULUAN
Peningkatan kompetensi dan kualitas dan sumber daya manusia Indonesia
merupakan kebutuhan mutlak,terutama menghadapi perubahan dan perkembangan yang
demikian pesat dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Kebutuhan tersebut
akan leih terasa lagi dalam memasuki era pasar bebas. pada era pasar bebas
semua aspek kehidupan mempersyaratkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang
memadai. Kenyataan menunjukkan bahwa kualitas sumber daya manusia Indonesia
relative jauh tertinggal.
dibanding dengan Malaysia,Philipina,Thailand,dan Singapura. Dalam suatu
penelitian oleh suatu badan internasinal yang dipublikasikan oleh UNDP (United Nation Delevopment Programme) tahun
2000 menyebutkan bahwa Indonesia menduduki peringat ke 109 dari 1174 negara.
Demikian pula peringkat daya saing sumber daya manusia Indonesia menempati nomor paling buncit di arena internasional. Masyarakat dunia, terutama Indonesia saat
ini dihadapkan pada masalah semakin melebarnya kesenjangan antara kelompok negara maju yang memiliki penguasaan IPTEK dan
kelompok negara yang masih tertinggal dalam penguasaan IPTEK. Bagi Indonesia, salah satu
upaya untuk mengantisipasinya adalah melalui pembangunan di bidang pendidikan, yakni melalui peningkatan kualitas pendidikan,
yang pada gilirannya
akan meningkatkan kualitas sumber daya
manusia Indonesia.
Salah satu upaya yang dilakukan oleh sekolah khususnya dalam pembelajaran yang menjadi pusat perhatian penelitian adalah dengan menggunakan media pembelajaran multimedia, dengan penggunaan media pebelajaran dengan multimedia, diharapkan peserta didik dapat termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran, sehingga pada
akhirnya dapat
meningkatkan prestasi belajar siswa.
Presentasi adalah salah satu aktivitas yang
tidak bisa dilepaskan dari hampir semua bidang pekerjaan saat ini. Presentasi
dilakukan pada rapat-rapat rutin, rapat kerja, atau rapat tim dan panitia.
Presentasi dilakukan pada saat penyampaian proposal kerja ataupun laporan hasil
pekerjaan tersebut. Presentasi produk untuk melakukan penjualan. Guru mengajar
dan dosen memberikan kuliah pada prinsipnya adalah presentasi.
Penggunaan media pembelajaran multimedia di sekolah hingga saat ini telah banyak digunakan, namun tentunya hal
tersebut tidak berarti semua sekolah telah menggunakan media tersebut. Berbagai permasalahan dalam penggunaan media antara lain: guru belum siap
sebagai pengguna, sebagian sekolah belum memiliki sarana untuk penggunaan media
tersebut, dan kemampuan guru dalam membuat aplikasi yang menarik masih perlu ditingkatkan
tersebut dapat meningkatkan motivasi siswa untuk mengikuti pembelajaran, namun pada kenyataan sebagian siswa justru tidak termotivasi untuk mengikuti isi pelajaran, lebih tertarik dengan proses
pembuatan animasi, dan penggunaan animasi dari media yang digunakan oleh guru.
KAJIAN
TEORI
Menurut Hofsteder (Darmawan, 2011:
32) menyebutkan bahwa multimedia dapat dipandang sebagai pemanfaatan komputer
untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio, gambar bergerak (video dan
animasi) dengan menggabungkan link dan tool yang memungkinkan pemakai untuk
melakukan navigasi, berinteraksi, berkreasi, dan berkomunikasi.
Menurut Rosch (Darmawan, 2011: 32) mengatakan
bahwa multimedia dipandang sebagai suatu kombinasi antara komputer dan video. Microsoft
PowerPoint merupakan program aplikasi persentasi dalam komputer (Susilana,
2007: 99). Sebagai program aplikasi presentasi yang populer, Microsoft
PowerPoint paling banyak digunakan untuk berbagai kepentingan persentasi, baik
persentasi produk, meeting, seminar, lokakarya, dan dalam pembelajaran. Dengan
menggunakan PowerPoint, kita dapat membuat persentasi secara professional dan
bahkan jika perlu hasil persentasi dapat ditempatkan di server web untuk
diakses sebagai bahan pembelajaran atau informasi yang lainnya. Selain
penggunaannya mudah, program PowerPoint dapat diintegrasikan dengan Microsoft
yang lainnya seperti Word, Excel, access dan sebagainya (Susilana, 2007: 99)
Jonassen (dalam Sumarno, 2011)
mengatakan hal menarik dari multimedia adalah efek seduktif yang dimilikinya.
Jonassen telah membuktikan bahwa multimedia memikat perhatian dan memiliki daya
tarik yang tinggi untuk digunakan. Unsur visual dan auditori yang menarik
merupakan senjata yang ampuh untuk memancing ketertarikan siswa pada kegiatan
instruksional, meningkatkan performansi proses instruksional, dan meningkatkan
kemampuan retensi dan transfer. Fitur – fitur seperti teks dan tulisan, animasi
ilustrasi, musik dan efek suara, video dan lingkungan multimedia dapat
memberikan dukungan yang kuat dalam pembelajaran.
Menurut Hannafin dan Peck (dalam
Uno, 215: 2007), potensi media komputer dapat meningkatkan efektifitas
pembelajaran antara lain: (1) memungkinkan terjadinya interaksi langsung antara
peserta didik dan materi pelajaran, (2) proses belajar dapat berlangsung secara
individual sesuai dengan kemampuan peserta didik, (3) mampu menampilkan unsur
audio visual untuk meningkatkan minat belajar, (4) dapat memberikan umpan balik
terhadap respon peserta didik dengan segera, (5) mampu menciptakan proses
belajar secara berkesinambungan.
Menurut penulis, multimedia adalah
salah satu alat media pembelajaran yang menggunakan IPTEK dalam proses
pembelajaran, yang dapat menberikan stimulus dan respon pada peserta didik
dalam proses belajar-mengajar dan dapat
diterapkan di sekolah untuk meningkatkan kualitas belajar siswa. Dengan adanya
multimedia ini pendidik dituntut untuk mengetahui konsep dan penggunaan multimedia.
Jadi, dukungan elektronik
memungkinkan komputer digunakan sebagai media untuk mengembangkan atau
inovasi-inovasi model pembelajaran yang lebih baik, interaktif, dan berbasis
teknologi.
METODE PENELITIAN
Jenis penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah
penelitian deskriptif, yang meliputi pengumpulan data untuk memberikan
penjelasan yang berkaitan dengan subjek maupun objek yang diteliti dengan
tujuan agar dapat mendeskripsikan pengaruh pembelajaran presentasi
PowerPoint terhadap pemahaman siswa. Untuk mendapatkan data-data dan informasi yang dibutuhkan,
penulis menggunakan metode sebagai berikut.
Penelitian ini
tergolong penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Menurut Mahsun
(2007:233), penelitian kualitatif adalah penelitian yang menghasilkan data
deskriptif berupa
kata-kata
bertujuan untuk
memahami fenomena sosial termasuk fenomena kebahasaan.
Penelitian Kepustakaan Pada metode ini, pengumpulan data
dilakukan dengan membaca dan menelaah literatur-literatur yang berhubungan
dengan penulisan karya ilmiah ini dan berhubungan dengan materi karya ilmiah
ini.
Untuk mendapatkan hasil penelitian
yang baik, diperlukan metode penelitian
yang baik dan dapat dipercaya. Cara mengolah data-data tersebut menjadi
kesimpulan yang dapat dipertanggungjawabkan Metodologi yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode studi pustaka. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui kualitas belajar siswa melalui media pembelajaran yang berbasis
multimedia presentasi.
PEMBAHASAN
A.
Pengertian Media Pembelajaran
Media adalah sebuah alat yang mempunyai fungsi
menyampaikan pesan (Bovee, 1997). Kata media merupakan bentuk jamak dari kata
medium. Medium dapat didefinisikan sebagai perantara atau pengantar terjadinya komunikasi
dari pengirim menuju penerima (Heinich et.al., 2002; Ibrahim, 1997; Ibrahim
et.al., 2001).
Media merupakan salah satu komponen
komunikasi, yaitu sebagai pembawa pesan dari komunikator menuju komunikan
(Criticos, 1996). Berdasarkan definisi tersebut, dapat dikatakan bahwa proses pembelajaran merupakan proses komunikasi. Proses
pembelajaran mengandung lima komponen komunikasi, guru (komunikator), bahan
pembelajaran, media pembelajaran, siswa (komunikan), dan tujuan pembelajaran.
Jadi, media pembelajaran adalah segala sesuatu
yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan (bahan pembelajaran),
sehingga dapat merangsang perhatian, minat, pikiran, dan perasaan
siswa dalam kegiatan belajar untuk mencapai tujuan belajar.
Media pembelajaran adalah sebuah alat yang
berfungsi untuk menyampaikan pesan pembelajaran dan informasi dari sumber (guru) menuju penerima (siswa).
B.
Pengertian Media Berbasis Presentasi
Pembelajaran presentasi merupakan salah satu metode pembelajaran.
Penggunaannya yang menempati frekuensi paling tinggi dibandingkan dengan metode
lainnya. Berbagai alat yang dikembangkan telah memberikan pengaruh yang sangat
besar bukan hanya pada pengembagan kegiatan praktis dalam kegiatan presentasi
pembelajaran akan tetapi juga pada teori-teori yang mendasarinya. Perkembangan
terakhir pada bidang presentasi pembelajaran akan tetapi juga pada teori-teori
yang mendasarinya.
Media
presentasi adalah pesan atau materi yang akan disampaikan dikemas dalam sebuah
program komputer dan disajikan melalui perangkat alat saji atau
proyektor.biasanya materi yang disajikan berupa teks,gambar,animasi dan video
yang digabung dalam kesatuan yang utuh.
Berkat
keefektifannya dalam penyajian pesan,maka saat ini media presentasi banyak
diaplikasikan untuk keperluan pendidikan dan pembelajaran.Tentu saja ini bukan
berarti bahwa media presentasi merupakan media paling cocok untuk semua materi
dan topik pembelajaran.
Presentasi merupakan salah
satu metode pernbelajaran. Penggunaannya yang menempati frekuensi paling tinggi
dibandingkan dengan metode lainnya. Berbagai alat yang dikembangkan, telah
memberikan pengaruh yang sangat basar bukan hanya pada pengembangan kegiatan
praktis dalam kegiatan presentasi pembelajaran akan tetapi juga pada
teori-teori yang mendasarinya. Perkembangan terakhir pada bidang presentasi
dengan alat bantu komputer telah menyebabkan perubahan tuntutan penyelenggaraan
pembelajaran. Di antaranya tuntutan terhadap peningkatan kemampuan dan
keterampilan para guru dalam mengolah bahan-bahan pembelajaran ke dalam media
presentasi yang berbasis komputer.
Keterampilan melakukan presentasi adalah salah
satu modal untuk berhasil dalam bekerja. Mempelajari bagaimana melakukan
presentasi yang efektif akan sangat membantu dalam melakukan pekerjaan.
Salah satu program aplikasi yang handal untuk
membuat presentasi adalah MS PowerPoint. PowerPoint salah satu anggota keluarga
dari Microsoft Office dalam OS Windows. Sejak pertama kali Windows dilucurkan
(Windows 1.1), PowerPoint sudah disertakan. Versi terbaru dari PowerPoint
adalah MS PowerPoint 2003. PowerPoint 2003 jauh lebih canggih dari pada nenek
moyang PowerPoint generasi pertama yang akan dijelaskan nanti.
Menguasai program PowerPoint akan sangat
membantu dalam melakukan presentasi. PowerPoint banyak memiliki kemampuan dan
fasilitas. Semua kemampuan dan fasilitas PowerPoint tersebut harus
didayagunakan secara optimal agar presentasi berjalan efektif., dalam
presentasi guru dapat memberikan materi yang menarik dan mudah dipahami oleh
siswa.sehinnga siswa termotivasi dan minat belajar semakin baik dan hasil
belajarpun akan baik. Melakukan presentasi yang efektif dengan menggunakan
PowerPoint:
a. Aplikasi
yang digunakan.
Sekarang sudah banyak penggunaan
presentasi multimedia,contohnya perangkat lunak software yang
digunakan untuk membuat media presentasi dan banyak jenis software yang harus
dibeli atau didapat misalnya:program visual basic,makromedia flash, direktor,
authorware, dream weaver dan masih banyak lagi. Dintara banyak jenis
software tersebut, salah satunya biasa digunakan dikalangan pendidik khususnya
guru adalah microsoft powerpoint.
b. Prinsip
pengembangan media presentasi untuk pembelajaran.
Beberapa prinsip berikut
perlu anda pertimbangkan ketika akan mengembangkan media presentasi:
-
Harus dikembangkan sesuai dengan prosedur
pengembangan instruksional.
-
Harus
diingat bahwa media presentasi berfungsi sebagai alat bantu mengajar.
-
Pengembangan media
presentasi mempertimbangkan atau menggunakan secara maksimal segala potensi dan
karakteristik yang dimiliki oleh jenis media presentasi itu.
-
Prinsip kebenaran materi
dan kemenarikan sajian.Materi yang disajikan harus benar substansinya dan
disajikan secara menarik.
c. Teknis
penulisan naskah pada media presentasi.
Kegiatan yang kita
lakukan pada saat menulis naskah media presentasi adalah mengurangi
materi-materi pokok sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan.Agar materi
tersebut dapat dituangkan kedalam media presentasi dengan baik,adapun beberapa
teknis yang harus diperhatikan antara lain:
-
Tetukan topik sesuai
dengan materi yang disampaikan.
-
Siapkan materi yang sesuai
dengan tujuan yang telah ditentukan.
-
Identitas bahan-bahan
tersebut untuk diseleksi mana yang sesuai dengan karakteristik media presentsi.
-
Tuangkanlah pesan-pesan
yang akan disajikan dalam bentuk teks(kata-kata), gambar, animasi dan
lain-lain.
-
Pastikan bahwa materi
yang ditulis telah cukup lengkap,jelas dan mudah dipahami oleh peserta.
-
Sajikan isi materi secara
berurut dan sistematis agar mempermudah penyajian dan pesan mudah dipahami.
d. Langkah-langkah
pembuatan media presentasi.
Langkah-langkah pembuatan
media presentasi misalnya dengan menggunakan program aplikasi microsoft
powerpoint XP 2003 adapun langkah-langkahnya:
1. Membuka
program.
2.
Mulai
menulis.
3.
Memberi
warna teks.
4.
Membuat
animasi teks.
5.
Memberi
background pada tampilan slide.
6.
Masukkan
gambar dengan teknik insert.
7.
Masukkan
video dengan teknik insert.
8.
Membuat hyperlink pada media presentasi.
C.
Tujuan dan manfaat presentasi
Tujuan media berbasis presentasi adalah
sebagai berikut
1.Menginformasikan: presentasi berisi
informasi yang akan disampaikan kepada siswa) sehingga siswa dapat menerima
informasi dengan baik dan tidak salah presepsi terhadap informasi yang
diberikan tersebut.
2.Meyakinkan: presentasi berisi informasi,
data, dan bukti-bukti yang disusun secara logis sehingga menyakinkan siswa atas
suatu topik tertentu. Kondradiksi dan ketidakjelasan informasi dan penyusunan
yang tidak logis akan mengurangi keyakinan siswa atas presentasi yang
diberikan.
3. Membujuk: presentasi yang berisi informasi,
data, dan bukti-bukti yang disusun secara logis agar siswa mau melakukan suatu
aksi/tindakan. Presentasi dapat berisi bujukan, atau rayuan yang disertai
dengan bukti-bukti sehingga orang merasa tidak ragu dan yakin untuk melakukan
suatu tindakan.
4. Menginspirasi: presentasi yang berusaha
untuk membangkitkan inspirasi siswa
5. Menghibur: presentasi yang berusahan untuk
memberi kesenangan pada siswa melalui informasi yang diberikan.
Manfaat media berbasis presentasi adalah
sebagai berikut :
1.Memperjelas pesan agar
tidak terlalu verbalistis.
2.Mengatasi keterbatasan
ruang,waktu tenaga dan daya indra.
3.Menimbulkan gairah belajar,interaksi lebih
langsung antara murid dengan sumber belajar.
4.Memungkinkan anak belajar mandiri sesuai
dengan bakat dan kemampuan visual, auditori dan kinestetiknya.
5.Memberikan rangsangan yang
sama,mempersamakan pengalaman dan menimbulkan persepsi yang sama.
6.Proses pembelajaran mengandung lima
komponen, guru (komunikator), bahan pembelajaran, media pembelajaran, siswa
(komunikan), dan tujuan pengajaran.
D.
Kelemahan dan kekurangan media presentasi
Pembuatan media presentasi sangat penting bagi
para guru dalam proses belajara – mengajar, guru tidak lagi harus, menulis di
papan tulis melainkan cukup dengan menampilkan media presentasinya yang telah
dibuat di power point. Media presentasi memiliki kelebihan dan kekurangan.
Kelebihan media presentasi adalah :
- Dapat menyajikan teks, gambar, foto,
animasi, audio dan video sehingga lebih menarik
- Dapat menjangkau kelompok banyak
- Tempo dan cara penyajiannya bisa disesuaikan
- Penyajiannya masih bisa bertatap muka
- Dapat digunakan secara berulang-ulang
- Bahan
materi-materinya mudah didapat dan pembuatannya tidak terlalu rumit sehingga tidak
terlalu banyak mengeluarkan biaya pembuatannya.
Kekurangan atau
kelemahan media presentasi adalah :
- Ketergantungan arus
listrik sangat tinggi
- Media pendukungnya
(komputer dan LCD) cukup mahal
- Penggunaan media ini
sangat tergantung pada penyaji materi (penyaji harus menguasai betul materinya)
- Masih sangat
terbatas guru yang mampu membuat media presentasi
- Disajikan
hanya dalam bentuk teks dan kebanyakan hanya berbentuk animasi-animasi gambar
saja
E.
Prosedur Pemanfaatan Media Berbasis Presentasi dalam Proses
Pembelajaran.
Media berbasis presentasi khususnya power
point digunakan pada fase dua sampai fase ke-empat yang dilakukan pada kegiatan
inti atau pada pertengahan pembelajaran.Media presentasi yang banyak digunakan
saat ini adalah Presentasi Power Point Ini adalah bentuk yang paling sederhana
dan paling mudah dan paling praktis sehingga paling banyak dipergunakan oleh
kebanyakan pembicara, baik pembicara seminar, workshop, dan juga guru di kelas.
Hendaknya, setiap guru paling tidak mempunyai kemampuan untuk membuat materi
ajar dalam bentuk presentasi Power Point ini. Meskipun paling sederhana, Power
Point memberikan fasilitas yang cukup hebat untuk membuat media ajar.
Media berbasis presentasi dalam proses
pembelajran di gubakan pada setiap fase-fase pembelajran yaitu pada kegiatan
awal, kegiatan inti da kegiatan penutup. Contohnya pada model pembelajaran
direct intraction ( pembelajaran langsung).
Kegiatan awal :
-
Mengecek persiapan siswa
-
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
-
Guru memotivasi siswa, caranya dengan menampilkan gambar yang
sesuai dengan materi yang akan diajarkan.
Kegiatan inti :
-
Mendemonstrasikan pengetahuan
-
Guru menjelaskan tentang materi yang akan diajarkan
-
Membimbing pelatihan
-
Guru menampilkan soal-soal yang akan diberikan kepada siswa
supaya guru tidak lagi menulis di papan tulis soal latihan tersebut.
Penutup :
-
Guru memberikan tugas dirumah
-
Guru menampilkan
tugas-tugas rumah pada slide supaya siswa lebih cepat menyalin dan guru tidak
lagi capek menuliskan tugas- tugas tersebut.
PENUTUP
Berdasarkan hasil penelitian penulis
dengan menggunakan teknik kajian kepustakaan, media pembelajaran multimedia
presentasi merupakan media yang praktis yang dapat memudahkan guru mengajarkan
materi yang akan diajarkan dan memudahkan siswa untuk memahami pelajaran dengan
media presentasi yang disajikan oleh guru.
Dalam pembelajaran guru dituntut
untuk kreatif dalam membuat sajian yang dapat memotivasi siswa dalam belajar,
dalam multimedia presentasi yang banyak digunakan adalah power point. didalam
powerpoint dapat di kombinasikan antara gambar,video,dan lain sebagainya.
Siswa biasanya senang belajar dengan
adanya gambar atau animasi-animasi yang ditampilkan oleh guru. Dengan adanya
multimedia presentasi ini sangat membantu guru untuk meningkatkan kualitas
belajar siswa.
REFERENSI
Jurnal
Pendidikan Humaniora Vol. 2 No. 4, Hal 358-367, Desember 2014
Eko Khoerul Nurnawawi,Multimedia.https://ekokhoerul.wordpress.com/2012/06/27/definisi
multimedia-dari-para-ahli/#more-55 diakses
pada tgl 19 Oktober 2016
Eko Khoerul Nurnawawi, Definisi dan keunggulan Multimedia PowerPoint.https://ekokhoerul.wordpress.com/2012/06/27/definisi-dan-keunggulan-multimedia-powerpoint.html.
di akses 19 Oktober 2016.
F Hector,Bagaimana meningkatkan motivasi belajar siswa
melalui pemanfaatan multimedia pembelajaran.http://eprints.uny.ac.id/9755/1/BAB%201%20-%2007105244017.pdf.
Diakses pada tanggal 15 Oktober 2016
Jurnal
Zaku,Diana.30 Oktober.Media Pembelajaran Berbasis Powerpoint.
e-Jurnal Edutech Universitas Pendidikan Ganesha Jurusan
Teknologi Pendidikan (Vol: 2 No. 1Tahun: 2014)
Umi Chabibah.https://jurnaljpi.files.wordpress.com/2009/09/vol-4-no-1-umi-chabibah.pdf.diakses.pada
tanggal 02 november 2016